Rencana penerapan biodiesel B50 resmi dibatalkan dan pemerintah memilih melanjutkan penggunaan B40. Keputusan ini diambil karena pertimbangan teknis dan kesiapan anggaran.
Kebijakan ini berdampak pada industri kelapa sawit, energi, serta harga bahan bakar. Pemerintah memastikan pasokan energi tetap aman dan stabil.
Langkah ini memicu diskusi publik tentang arah kebijakan energi berkelanjutan di Indonesia.
Keputusan biodiesel B50 menunjukkan pentingnya keseimbangan antara ambisi energi hijau dan kesiapan nasional.
